![]() |
| Rapidin Simbolon usai membagikan benih jagung di Desa Tanjungan, Kecamatan Simanindo |
Rapidin hadir bukan sekadar kunjungan, melainkan membawa bantuan benih jagung varietas Pioner 32 yang langsung dibagikan kepada petani kecil yang ada di Desa Tanjungan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari program penguatan ketahanan pangan sekaligus langkah antisipasi terhadap tekanan krisis global yang berdampak pada sektor pertanian.
Nuslina boru Sinaga, salah satu petani, mengaku bantuan benih sangat berarti di tengah keterbatasan modal.
“Kami bersyukur masih diperhatikan. Benih ini sangat membantu kami untuk kembali menanam,” ujarnya.
Hokkop Sinaga, petani lainnya secara langsung menyampaikan, kebutuhan infrastruktur dan alat pertanian.
Ia menyoroti kondisi jalan di Dusun III Tanjungan yang dinilai menghambat distribusi hasil panen, yang semestinya menjadi tanggungjawab Pemerintah Kabupaten Samosir.
“Kalau jalan diperbaiki, hasil panen kami bisa lebih mudah dibawa keluar. Selain itu, kami juga butuh traktor supaya kerja lebih cepat,” katanya.
Menanggapi hal tersebut, Rapidin tidak menutup ruang diskusi.
Ia meminta kepala desa segera berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum untuk percepatan perbaikan jalan.
Ia juga menegaskan akan ikut mengawal proses tersebut agar tidak berhenti di tingkat wacana.
Untuk kebutuhan alat pertanian, Rapidin menyebut tengah menyiapkan rencana pengadaan traktor berkapasitas besar.
Traktor itu nantinya akan digunakan secara bergantian oleh petani.
“Konsepnya dipakai bersama. Petani cukup menanggung biaya solar dan operator. Alatnya kita siapkan sebagai dukungan,” ujarnya.
![]() |
| Rapidin Simbolon foto bersama masyarakat Kecamatan Ronggurnihuta usai menanam benih jagung di lahan salah satu penerima bibit jagung |
Tujuannya, mendorong produktivitas sekaligus menciptakan semangat bersaing secara sehat.
“Saya ingin lihat hasilnya. Kita buat kompetisi, nanti ada hadiah bagi yang hasilnya paling baik,” kata Rapidin.
Di sisi lain, isu pendidikan juga ikut disinggung. Rapidin meminta agar lulusan SMA dari keluarga petani didata dan diusulkan untuk mendapatkan beasiswa.
Menurutnya, peningkatan kesejahteraan petani harus berjalan seiring dengan akses pendidikan bagi anak-anak mereka.
Perwakilan kelompok tani, Jonny Sinaga, dalam kesempatan itu menyerahkan proposal permohonan bantuan traktor.
Ia berharap dukungan alat pertanian bisa meningkatkan efisiensi kerja dan hasil panen.
Rapidin menyatakan menerima usulan tersebut dan akan menindaklanjutinya, meskipun ia mengakui kondisi anggaran pemerintah saat ini sedang mengalami efisiensi.
“Kita tahu kondisi keuangan negara tidak mudah, tapi untuk kebutuhan masyarakat seperti ini, kami akan tetap berupaya maksimal,” ujarnya.
Kepala Desa Tanjungan, Donatur Situmorang, menilai kehadiran Rapidin bukan hal baru bagi masyarakat setempat.
Ia menyebut program-program sebelumnya telah dirasakan warga, terutama di sektor pertanian.
“Beliau sudah sering membantu di sini. Kami berharap ke depan dampaknya semakin nyata,” katanya.
Selain di Desa Tanjungan, Ketua DPD PDIP Sumatra Utara juga membagikan benih jagung P32 Singa di Kecamatan Ronggurnihuta dan diakhiri di Desa Dosroha dan Sialanguan.
Pewarta: Ambrosius Simbolon



Posting Komentar