Reses di Toba, Rapidin Menyatakan akan Membawa Persoalan Klaim Hutan ke Tingkat Pusat

Rapidin Simbolon, melaksanakan kegiatan reses di Kecamatan Pintu Pohan, Kabupaten Toba


Toba- Anggota Komisi XIII DPR RI, Drs Rapidin Simbolon MM, sekaligus ketua DPD PDIP -Perjuangan Sumatra Utara melaksanakan Reses di Desa Adian Baja Meranti Timur, Kecamatan Pintu Pohan, Kabupaten Toba, pada hari Senin (02/03/2026). 


Kedatangan Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara itu bukan sekadar agenda reses rutin tetapi, datang untuk mendengar langsung keluhan warga mulai dari dari pupuk subsidi yang sulit diperoleh, jalan usaha tani yang rusak, hingga klaim kawasan hutan negara yang memicu keresahan.


Penatua desa, Oppu Arguna Siagian, menyambut kunjungan itu sebagai pengakuan atas keberadaan mereka. “Jarang ada yang datang sampai ke sini,” ujarnya.


Kepala Desa Adian Baja Meranti Timur, Robinson Sarumpaet, berbicara blak-blakan. 


Ia menyebut kehadiran Satgas Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) yang mendatangi perkampungan dan memberi tekanan kepada aparat desa karena pro warga terkait klaim kawasan hutan.


“Harapan kami, bapak bisa membantu kami menghadapi ini ya pak. Ketika mereka datang kami seperti dalam tekanan  dan diperhadapkan ke pilihan yang serba salah,” katanya.


Camat Pintu Pohan Meranti, Erwin Siahaan, menguatkan. Menurutnya, lahan yang kini dipersoalkan sudah lama dikuasai masyarakat secara turun-temurun. 


“Ini dijaga orang tua kami sejak dulu. Saya tahu betul karena saya juga putra daerah sini,” ujarnya.


Isu pertanian tak kalah mengemuka. Warga meminta dukungan bibit, pupuk bersubsidi, dan alat mesin pertanian. Jalan usaha tani yang rusak disebut menghambat distribusi hasil panen.


Menanggapi keluhan itu, Rapidin menyatakan akan membawa persoalan klaim hutan ke tingkat pusat dan berkoordinasi lintas komisi serta fraksi. 


Ia meminta warga tak gentar menghadapi tekanan dari pemerintah atau aparat.


Secara khusus kepada  Camat dan Kepala Desa Rapidin menyampaikan apresiasi atas keberpihakannya kepada warga atas klaim hutan negara di daerah pemerintahan mereka.


“Saya salut bapak Kades dan pak Camat yang berani maju membela rakyat memperjuangkan lahannya.Pak kades jangan takut kalau ada yang mengancam atau mengintervensi. Sampaikan kepada saya. Kita perjuangkan bersama,” ujarnya.


Ia mengakui kondisi keuangan negara sedang tidak mudah, termasuk pemotongan dana desa yang berdampak pada pembangunan di tingkat lokal. Namun ia menegaskan komitmen untuk menjadikan Adian Baja sebagai prioritas pengawalan aspirasi.


Rapidin juga meminta anggota DPRD Kabupaten Toba, Darma Siagian, mengawal persoalan jalan usaha tani dan klaim wilayah hutan di tingkat daerah. Ia optimistis pemerintah kabupaten akan memberi perhatian.


Dalam pertemuan itu, Rapidin menyerahkan paket sembako kepada warga, menanggapi proposal bantuan gereja Katolik setempat, serta membahas solusi pengadaan lahan untuk sekolah dasar.


Pewarta: Ambrosius Simbolon 

Post a Comment

To be published, comments must be reviewed by the administrator *

Lebih baru Lebih lama
Post ADS 1
Post ADS 1